Berita

Puskesmas Patiluban Mudik Gelar Sosialisasi TBC di MAN 2 Mandailing Natal

Natal (Humas)-Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pelajar mengenai kesehatan, Puskesmas Patiluban Mudik mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) di MAN 2 Mandailing Natal, Jumat (31/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sekitar pukul 08.00 WIB.

Diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan madrasah, kegiatan ini berjalan lancar. Sosialisasi disampaikan langsung oleh Eva Santi, S.K.M., M.K.M., selaku Kepala Puskesmas Patiluban Mudik. Ia menyampaikan dengan penuh energik. Siswa dan siswi juga mendengar dan memperhatikan dengan antusias apa yang dipaparkan oleh beliau.

Dalam paparannya, Eva Santi menjelaskan secara rinci tentang penyebab, gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan TBC di lingkungan masyarakat maupun madrasah. “Tuberkulosis adalah penyakit yang bisa disembuhkan, asalkan dikenali sejak dini dan diobati secara tuntas. Penting bagi kita semua untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta tidak menyepelekan gejala batuk berkepanjangan,” tuturnya. “Jika kita merasakan ada gejala yang tidak biasa, segera periksa ke dokter,” tambahnya lagi dalam penjelasan itu.

Ia juga menyampaikan, tuberkulosis (TBC) bisa menyerang siapa saja. “Bahkan Indonesia merupakan negara penyumbang terbesar penderita TBC di dunia. Tentu hal ini menjadi perhatian kita bersama, untuk menurunkan angka itu kita harus menjaga kesehatan dengan melakukan pencegahan. Jika sudah terjangkit, harus rutin berobat sampai sembuh,” tegasnya.

Kepala MAN 2 Mandailing Natal, Zulfrinsyah, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Puskesmas Patiluban Mudik atas kegiatan edukatif ini.
“Melalui sosialisasi ini, siswa-siswi kami mendapat pemahaman penting tentang kesehatan diri dan lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk membentuk generasi madrasah yang sehat dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Setelah Eva Santi memaparkan penanganan Tuberkulosis kepada siswa dan siswi di lapangan, acara dilanjutkan dengan skrining Tuberkulosis, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ia dan timnya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh siswa. (RY)